Sabtu, 11 Oktober 2014

TUGAS 1 ISD: ISD sebagai MKDU

Pengertian dan Tujuan ISD dan IPS

Cabang ilmu-ilmu sosial terdiri dari sosiologi, ekonomi, politik, antropologi, sejarah, psikologi, geografi dan lain-lain. Ilmu-ilmu tersebut terus berkebang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan manusia, hal ini membuat hampir semua perguruan tinggi di Indonesia menyelenggarakan pendidikan di bidang ilmu sosial seperti ISD dan IPS.

ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.

Tujuan ilmu ini adalah memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipiil.

Ilmu ini dilatar belakangi oleh banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh para cendekiawan. Mereka berpendapat bahwa sistem pendidikan yang berlangsung masih berbau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda yaitu kelanjutan dari politik ‘balas budi/etisce politik ’ oleh Conrad Theodore van Deventer. Sistem pendidikan tersebut bertujuan untuk menghasilkan tenaga terampil agar menjadi ‘ tukang’ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi, perdagangan, teknik dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi (pemerasan) kekayaan negara. Latar belakang lain adalah sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang elite bagi masyarakat kita sendiri sehingga kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, serta tidak mengenali dimensi-dimensi lain diluar disiplin keilmuannya. Perguruan tinggi seolah-olah menjadi ‘menara gading’  yang menghasilkan tenaga-tenaga ‘tukang’ yang tidak atau kurang peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.
Ilmu sosial dasar termasuk ke dalam salah satu Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), dan sebagai bagian dari Mata Kuliah Dasar Umum, ISD mempunyai tema pokok perkuliahan yaitu hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya.

Satu lagi bidang ilmu sosial yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi adalah IPS.
IPS adalah suatu bahan kajian terpadu yang merupakan penyederhanaan, adaptasi, seleksi dan modifikasi diorganisasikan dari konsep-konsep ketrampilan-ketrampilan Sejarah, Geografi, Sosiologi, Antropologi, dan Ekonomi. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
-IPS sebagai antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia secara umum.
-IPS sebagai ilmu sejarah adalah ilmu yang membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang dimensi  
  ruang-waktu perjalanan sejarah suatu daerah secara konkret dan abstrak.
-IPS sebagai ilmu geografi adalah ilmu untuk mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena 
  fisik dan manusia di atas permukaan bumi
.
-IPS sebagai ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana individu atau masyarakat memilih
 cara penggunaan sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan sebagai usaha mencapai  
 kemakmuran.

Ilmu sosial ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi manusia pada masa kini dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat.

Sebagai ilmu yang dipelajari hampir semua peserta didik, IPS mempunyai tujuan utama 
yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memahami masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan atas segala ketimpangan, serta terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.

ISD dan IPS

Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah ilmu yang mempelajari fakta dan ilmu sosial. Walaupun ilmu-ilmu tersebut sama-sama mempelajari ilmu sosial, ilmu-ilmu tersebut memiliki perbedaan dalam segi penerapan, Ilmu Sosial Dasar 
lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

Ruang Lingkup ISD

Ada dua masalah yang dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup pembahasan mata kuliah ISD.
-Adanya berbagai aspek yang merupakan satu masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan
 sendiri/ menurut keahlian yang berbeda-beda, maupun sebagai gabungan pendekatan gabungan antar
 bidang.
-Adanya keragaman golongan dan kesatuan  sosial lain dalam masyarakat, yang maisng-masing
 mempunyai kepentingan, kebutuhan serta pola- pola pemikiran dan pola tingkah laku sendiri, tetapi juga
 amat banyaknya kesamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan
 tingkah laku yang menyebabkan pertentangan maupun hubungan setia kawan dan kerjasama dalam
 masyarakat kita.

 Bedasarkan ruang lingkup di atas kiranya masih perlu penjabaran lebih lanjut untuk bisa
 dioperasionalkan kedalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan yaitu:
-Mempelajari dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dan hubungannnya dengan
  perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
-Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah individu, keluarga dan masyarakat. Mengkaji
 masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadari identitasnya sebagai mahasiswa.
-Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara
-Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat
-Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi  oleh masyarakat perkotaan dan pedesaan.
-Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya
  integrasi masyarakat
-Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan
  kemakmuran dan pengurangan kemiskinan.


1. Apa pengertian dari ISD?
    Answer: ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan                                   dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.
2. Apa pengertian dari IPS?
    Answer: IPS adalah suatu bahan kajian terpadu yang merupakan penyederhanaan, adaptasi, seleksi                                dan modifikasi diorganisasikan dari konsep-konsep ketrampilan-ketrampilan Sejarah,                                        Geografi, Sosiologi, Antropologi, dan Ekonomi.
3. Apa tujuan dari ISD?
    Answer: memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan                                  untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap                                      serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan                                    masyarakat. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada                                            perbedaan yang prinsipiil.
4. Apa tujuan dari IPS?
    Answer: untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memahami masalah-masalah sosial                                        yang terjadi dalam masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan atas                                       segala ketimpangan, serta terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang                         menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.
5. Sebutkan 2 aspek yang dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup                
    pembahasan mata kuliah ISD!
    Answer: -Adanya berbagai aspek yang merupakan satu masalah sosial yang dapat ditanggapi                                        dengan pendekatan sendiri/ menurut keahlian yang berbeda-beda, maupun sebagai                                            gabungan pendekatan gabungan antar bidang.
                  -Adanya keragaman golongan dan kesatuan  sosial lain dalam masyarakat, yang maisng-                                     masing mempunyai kepentingan, kebutuhan serta pola- pola pemikiran dan pola tingkah  laku                            sendiri, tetapi juga amat banyaknya kesamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam                         pola-pola pemikiran da tingkah laku yang menyebabkan pertentangan maupun hubungan setia                           kawan dan kerjasama dalam masyarakat kita.


Sumber: 
http://id.wikipedia.org
                  
BAB I Ilmu Sosial Dasar
                
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK kelas X Semester 1, Edisi  Revisi,  Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
               


Firmansyah, Herlan. Romi Pernando dan Agus Awaludin. 2010. Advanced Learning Economics 1 For Grade X Senior High School, Bandung: Grafindo Media Pratama.

 http://www.kajianteori.com/2013/02/pengertian-ips-hakikat-pembelajaran-ips.html

 http://www.tuanguru.com/2012/07/tujuan-ilmu-pengetahuan-sosial.html

 http://oktarinisi.wordpress.com

Jumat, 11 Juli 2014

[REVIEW NOVEL #1] OMEN 1-LEXIE XU


Erika dan Eliza, 2 orang kembar identik yang memiliki kelakuan yang sangat bertolak belakang. Eliza, adik Erika ini termasuk cewek tercantik yang sangat populer di sekolahnya. Erika, cewek berandal yang hobi telat dan menghajar siapapun yang cari gara-gara dengannya. Erika memiliki kemampuan fotografis yang membuatnya sangat pintar karena mampu mengingat semua yang pernah ia lihat, dan ternyata itu satu hal yang membuat adiknya iri.
Sejak kecil, Erika tidak pernah mendapatkan kasih sayang orangtuanya layaknya Eliza. Eliza selalu menjadi putri cantik kesayangan mereka, dan Erika hanya perempuan yang rasanya ingin sekali mereka lenyapkan. Sejak kecil, Erika sering disebut omen (pertanda –buruk).
Masalah dimulai sejak Eliza hilang sepulang dari pesta Martinus. Erika yang sebelumnya pernah dihipnotis selalu terbayang dialah yang membunuh adiknya sendiri. Bahkan ketika korban lain berjatuhan,  Erika merasa ia yang melukai mereka. Sejak teman-temannya tidak percaya lagi pada Erika, ia hanya mempunyai “ojek”—seorang tukang ojek yang “terpaksa” setia mengantarkan Erika ke manapun, dan kapanpun. Di tengah cerita, Val—cewek-cupu-jago-bela-diri, datang membantu Erika. Dan pada akhir cerita, kalian yang awalnya sudah menebak-nebak apa yang terjadi, yang sudah berbelas kasih pada Eliza, akan tercengang dengan kedatangannya.
Lexie xu berhasil mengemas novel ini sedemikian rupa, sehingga membuat pembaca penasaran dan tidak ingin berhenti membacanya. Penulis ini juga berhasil menyisipkan kisah cinta yang, hmm… romantis—untuk ukuran Erika, antara Erika dan Viktor Yamada. Siapa Viktor Yamada? Bagi pecinta novel, novel karya Lexie xu ini harus ada dalam list novel yang harus kamu baca! :-D

Senin, 07 Juli 2014

JAKARTA FAIR 2014



Jakarta Fair is a fair held annually in Jakarta. It is the largest event in Indonesia that will be there for 1 month. This year, Jakarta fair is in the Kemayoran and National Monumen to celebrate the 486th Jakarta’s anniversary. In Kemayoran, we have to pay Rp. 20.000 on Monday, Rp. 25.000 on Tuesday-Thursday, Rp. 30.000 for Friday-Sunday, and free for 60 or older. On Monday-Thursday, it open from 15.30-22.00 WIB, 15.30-23.00 WIB for Friday, and 10.00-23.00 WIB for weekend.
In Jakarat fair, there are so many companies and stands that join this event. They promote and sell their product like foods, gadgets, traditional foods, vehicles, furnitures, etc. There are also a music events that push forward many good artists. It is make people who visit this event enjoy. There are so many visitors in this place, from childern, teenagers, adults, parents, women, men, etc. they look so enjoy this event because I think it is the best event in Indonesia. From the next Jakarta Fair, I hope this event can be better,  more interesting, and more creative. Enjoy Jakarta!

TOURISM IN INDONESIA

[http://indonesiad.com/raja-ampat-papua-the-amazon-of-the-oceans/]

Tourism is the travel for recreational, leisure, family, or business purposes, usually of a limited duration. Tourism is commonly  associated with trans-national travel, but may also refer to travel to another location within the same country. Tourism has become a popular global leisure activity. It can be domestic or international, and international tourism has both incoming and outgoing implications on a country’s balance of payments. [Wikipedia]
Nature and culture are major component of Indonesian tourism. The natural heritage can boast a unique combination of a tropical climate, a vast archipelago of 17.508 islands, 6000 of them being inhabited, the third longest shoreline in the world after Canada and the European Union. The beaches in Bali, diving sites in Bunaken, Mount Bromo in East Java, Lake Toba, and various national parks in Sumatra are just a fex examples of popular scenic destinations. The natural attractions in Indonesia are complemented by a rich curtural heritage.
Indonesian Tourism Statistics
Year
International visitors
Average stay (days)
2000
5,064,217
12.26
2001
5,153,620
10.49
2002
5,033 400
9.79
2003
4,467,021
9.69
2004
5,321,165
9.47
2005
5,002,101
9.05
2006
4,871,351
9.09
2007
5,505,759
9.02
2008
6,429,027
8.58
2009
6,452,259
7.69
2010
7,002,944
8.04
2011
7,649,731
7.84
2012
8,044,462
7.70
2013
8,802,129
7.50
 [wikipedia]
There are so many gains and a little bit losses for Indonesia’s tourism. The gains are tourism in Indonesia is a major source of income for Indonesia, and affects the economy of both the source and host country, in some cases it is of vital importance. Tourism is an activity essential to the life of nations because of its direct effects on the social, cultural, educational, and economic sectors of national societies and on their international relations. Tourism brings in large amounts of income into indonesia’s economy in the form of payment for goods and services needed by tourist.
In 2013, based on World Economic Forum survey, Indonesia got Tourism Competitiveness Index score 4.0 and rank at number 70 (up from number 74 in 2011 and number 81 in 2009) from 140 countries. Aspects that need to be improved in order to move rank ladder are tourism and ICT infrastructures, health and hygiene, environmental sustainability, and affinity for travel and tourism.  Some of the challenges Indonesia’s tourism industry has to face include the development of infrastructure to support tourism across the sprawling archipelago, incursions of the industry into local traditions, and the impact of tourism  development on the life of local people. The tourism industry in Indonesia has also faced setbacks due to problems related to security.


;;

By :
Free Blog Templates